Penulis : Prita Daneswari
PENELITI Inggris telah mengidentifikasi dua gejala baru lagi yang dapat mengindikasikan seseorang mengalami stroke. Sebelumnya, orang hanya mengenal tiga gejala stroke yakni kelemahan pada wajah, lengan, dan masalah berbicara.
Namun, para ahli di Rumah Sakit Universitas Leicester NHS Trust menyebutkan gejala kaki lemah dan masalah penglihatan juga merupakan indikator kuat bahwa Anda mungkin akan mengalami stroke.
Sebuah survei terhadap 1.300 orang di seluruh Leicestershire menemukan bahwa hanya 56 persen berpikir bahwa kaki lemah merupakan gejala stroke, sedangkan 44 persen menganggap masalah penglihatan merupakan gejala peringatan saja.
Profesor Ross Naylor mengatakan, “Sangat penting agar orang-orang menyadari bahwa kaki lemah dan kehilangan penglihatan juga merupakan tanda-tanda stroke. Yang ditakutkan, banyak orang mungkin tidak menyadari hal itu terjadi pada mereka sendiri. Maka itu, penting agar semuanya menyadari semua lima tanda tersebut. Jangan berpikiran kita harus mengalami semua gejala itu pada saat bersamaan untuk mengalami stroke. Anda mungkin akan mengalami stroke hanya dengan salah satu dari lima gejala itu. Namun, lebih mungkin mengalami satu atau dua tanda pada waktu yang sama.”
Stroke terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak terganggu atau terputus, baik oleh pembekuan darah (stroke iskemik) atau pecah pembuluh darah (stroke hemoragik). Sekitar 8 dari 10 stroke disebabkan oleh pembekuan darah. (Pri/OL-06)











