Batuk & Pilek tak kunjung sembuh

Batuk & Pilek tak kunjung sembuh
Saya mempunyai anak berusia 6th. Skg kelas 1 SD. Dari kecil sering batuk pilek dan masanya bisa sampai 2 minggu. Selalu dibawa ke dokter dan diberi obat baru sembuh. Suatu ketika pada usia 4,5 th badanya panas dingin. Dibawa ke dokter spesialis anak, tapi sudah berulang kali dengan dokter yg sama tidak sembuh. terakhir di rongsen dan hasilnya ada gejala sinusitis dan menjalani terapi pemanasan hidung sebanyak 10x. tetapi hasilnya tdk maksimum. Sembuh sebentar batuk lagi tapi untuk pileknya skg cuma kalau pagi saja. Karena setiap ke dokter selalu dikasih antibiotik , untuk saat ini saya biarkan tidak dikasih obat, saya takut nanti anaknya akan kebal. Skg saya bingung, kasihan juga kalau dibiarkan, bagaimana solusinya?

Dhieyan_Fairdyanto, 30 tahun

Jawaban :

Ibu Dhieyan yth.,

Apakah anak ibu memiliki alergi terhadap debu atau udara dingin, atau apapun yang menyebabkannya sering batuk dan pilek? Coba minta rujukan pada dokter anak untuk memeriksakan kemungkinan adanya alergi dan untuk melakukan tes alergi untuk mengetahui penyebab alerginya (alergen-nya), karena pada kebanyakan kasus, sinusitis sering kali disebabkan oleh alergi. Kami mencurigai adanya alergi (kemungkinan dengan udara dingin) karena anak ibu kerap pilek di pagi hari (biasanya pada pagi hari, udara lebih dingin).

Sayangnya, alergi sampai saat ini tidak ada obatnya. yang bisa dilakukan adalah dengan mengendalikannya. Misalnya dengan tidak mendekati penyebab alergi itu sendiri. Jika ternyata alerginya diakibatkan oleh udara pagi yang dingin, usahakan agar menjelang subuh dan pagi hari, kamarnya tidak kemasukan udara dari luar agar tidak pilek, dan jangan mandi dengan air dingin supaya tidak memperparah pileknya.

Sinusitis adalah radang pada rongga sinus yang diakibatkan oleh menumpuknya lendir yang tidak bisa terbuang, bisa diakibatkan oleh pilek yang berkepanjangan. Jika anak ibu hanya batuk-batuk biasa, sebaiknya jangan selalu diberi antibiotik, karena seperti kata ibu di atas, dikuatirkan anak ibu resisten terhadap antibiotik. Yang bisa dilakukan adalah memberikan obat batuk yang sifatnya melegakan pernapasan. Boleh juga dirajinkan minum sari kencur dan jahe yang berkhasiat mengurangi gejala batuk dan gatal-gatal di leher supaya tidak melulu diberi obat kimia. Kecuali jika memang sinusitisnya kambuh (hidung tersumbat, susah bernapas, nyeri pada daerah antara mata atau tulang dibawah mata), artinya ada peradangan dan membutuhkan antibiotik.

Jika bisa membantu, coba berkonsultasi-lah dengan dokter lain untuk pendapat kedua, dan sebaiknya dokter THT. Batuk yang terus menerus hampir jarang sembuh tentunya mengindikasikan adanya hal yang ‘tidak beres’, dan jika perlu mintalah dokter untuk memeriksa kondisi paru-parunya juga, selain sinusitisnya.

Semoga penjelasan ini bisa membantu. Salam dari Mediasehat!

Tentang farrasbiyan

Hangudi Paseduluran Lumantar Blog
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s