Bawang Merah Picu Regenerasi Rambut

SEBAGIAN besar orang menggunakan bawang merah untuk memasak. Akan tetapi,selain menambah rasa makanan, jenis sayuran satu ini juga memberikan manfaat sehat bagi penggunanya. Pada faktanya, bawang merah mempunyai kandungan terapeutik, antibakteri, antijamur serta berbagai komponen sehat lainnya. Berikut beberapa manfaat sehat dari bawang merah:

Suburkan rambut

Sebuah studi menemukan, mengoleskan jus bawang merah ke kulit kepala 2 kali seminggu selama 2 bulan akan merangsang pertumbuhan rambut. Cara ini tentunya jauh lebih murah dibandingkan tonik rambut.

Turunkan kadar gula darah

Sebuah tes oral dan intravena glukosa menemukan bahwa semakin tinggi asupan bawang merah maka semakin rendah kadar glukosa. Bukti percobaan dan bukti klinis menunjukkan bahwa kandungan allyl propyl disulfide di dalam bawang merah turut berperan dan menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah insulin bebas yang tersedia.

Jaga kesehatan jantung

Konsumsi bawang merah secara teratur telah terbukti menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi. Kedua hal ini membantu mencegah pembentukan plak di pembuluh darah, mencegah penyakit jantung dan diabetes, serta mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Manfaat ini dinyatakan berasal dari komponen sulfur, chromium dan vitamin B6, yang membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan kadar homocysteine (faktor risiko serangan jantung dan stroke).

Dukung kesehatan usus

Konsumsi bawang merah secara teratur (paling tidak 2-3 kali seminggu) dinyatakan bisa mengurangi risiko kanker kolon. Bawang merah mengandung sejumlah flavonoid (yang paling sering diteliti adalah quercitin) yang telah terbukti menghambat pertumbuhan tumor pada hewan dan melindungi sel-sel kolon dari kerusakan akibat substansi pemicu kanker.

Tingkatkan kesehatan tulang

Susu bukan satu-satunya makanan yang berfungsi memperbaiki kesehatan tulang. Bawang merah juga dinyatakan bisa mempertahankan kesehatan tulang , khususnya bagi perempuan yang berisiko mengalami osteoporosis ketika memasuki masa menopause. (IK/OL-08)

Tentang farrasbiyan

Hangudi Paseduluran Lumantar Blog
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s