Keladi Tikus sebagai Obat Kanker Payudara, Leukimia, Rahim

Selama ini kanker masih menjadi istilah medis yg menakutkan bagi sebagian orang namun saat ini kanker bukanlah penyakit tanpa obat. Seperti hal penyakit berat lain bukan berarti ‘tak ada obatnya’ tetapi ‘belum ditemukan’. Setiap penyakit (akan) ada obat ini suatu keniscayaan yg harus kita yakini. Sementara perihal kesempatan mendapatkan obat ini adl bergantung kepada usaha dan kehendak yg Maha Kuasa. Sementara Tuhan tak pernah berbuat dzolim pada hamba-hamba-Nya.
Kanker merupakan penyakit mematikan kedua setelah jantung. Kanker merupakan sel tak normal yg bercokol dalam tubuh. Pertumbuhan selain cepat juga tak segan menyakiti jaringan lain atau bersifat invasif dan beranak sebar (metastasis) melalui pembuluh darah serta pembuluh getah bening.Dengan berbagai pengalaman dan penelitian mengenai keladi tikus sebagai alternatif pengobatan kanker tak pelak lagi keladi tikus langsung muncul dalam jajaran tanaman berkhasiat obat di negara kita. Literatur tanaman ini masih sebatas hasil dari malaysia dan penelitian lbh lanjut masih terus dilakukan. Meskipun tak bisa diklaim sebagai obat dewa kehadiran telah banyak memberikan banyak arti bagi penderita kanker..
Tanaman keladi tikus (Typhonium flagelliforme) adl tanaman sejenis talas setinggi 25 cm hingga 30 cm termasuk tumbuhan semak menyukai tempat yg lembab yg tak terkena matahari langsung. Tanaman berbatang basah ini biasa tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Bentuk daun bulat dgn ujung runcing berbentuk jantung. Warna hijau segar. Umbi berbentuk bulat rata sebesar buah pala.
Hasil Uji Empirik keladi tikus
Dari uji empirik (berdasarkan pengalaman) pengobatan kanker beberapa jenis kanker yg mampu disembuhkan dgn menggunakan keladi tikus diantara : kanker payudara kanker testis kanker prostat kanker usus besar kanker tulang kanker paru-paru dan kanker hati.
Keladi tikus sebagai tanaman obat dapat digunakan keseluruhan mulai dari akar umbi juga daunnya. Penggunaan yg paling umum adl dgn mengonsumsi seluruh bagian tanaman dalam bentuk jus segar dan segera diminum setelah diolah. Hal ini dimaksudkan utk sedapat mungkin mempertahankan khasiatnya.
Jus keladi tikus dapat dgn mudah dibuat sendiri sebanyak 3 herba keladi tikus dgn bobot sekitar 50g dicuci dan dibersihkan lalu direndap dalam air matang yg telah didinginkan selama sekitar 30 menit. Kemudian ditumbuk dgn alat penumbuk obat (mortar-stamfor) lalu peras dgn kain penyaring dan langsung diminum. Dosis yg dianjurkan adl 1-3 kali sehari 1 jam sebelum makan utk terapi. Bagi yg memiliki masalah lambung dianjurkan diminum setelah makan. Apabila setelah meminum tenggorokan terasa gatal dapat diatasi dgn meminum air gula/madu. Walaupun akan hilang dgn sendiri setelah beberapa saat demikian menurut Dr. Henry Nalan (ahli bedah tumor). Menurut Yellia Mangan (herbalis) keladi tikus membantu sekali melawan kanker. Fungsi sebagai pencegah timbul kanker setelah dioperasi bisa diandalkan. Di samping itu fungsi lain adl sebagai penghilang efek buruk kemoterapi. Mereka yg mengonsumsi keladi tikus secara teratur terbukti sesudah menjalani kemoterapi akan mendapatkan nafsu makan kembali rambut tak mudah rontok dan rasa sakit di badan berkurang.
Tanaman ini pertama kali di diriset sebagai tanaman obat oleh ahli dari Malayia Prof Dr.Chris K.H.Teo Dip Agric (M) BSc Agric (Hons)(M) MS PhD yg juga pendiri Cancer Care Penang Malaysia. Sejak tahun 1995 Prof. Chris Teo meneliti tanaman ini hasil menunjukan Ekstrak Typhonium Flageffiforme dan campuran bahan alami lain membantu detoxifikasi jaringan darah. Ramuan ini akan semakin baik bila diberikan bersama-sama dgn bahan herba lain seperti sambiloto temu putih dan rumput mutiara. Ramuan ini mengandung ribosome inacting protein (RIP) zat antioksidan dan zat antikurkumin. Kombinasi ketiga zat dalam campuran ramuan tersebut memproduksi mediator yg menstimulasi penguatan sel dalam sistem kekebalan tubuh utk memberantas sel kanker.
Keladi tikus juga mampu menekan efek negatif dari proses pengobatan modern (kemoterapi) seperti rambut rontok nafsu makan hilang rasa mual dan rasa nyeri di tubuh. Di Amerika Serikat tepat di Cancer Institute of New Jersey sebuah tim yg dipimpin oleh Dr. Khaw Voon Chin Associate Professor of Medicine and Pharmacology melakukan penelitian dan membuktikan bahwa ekstrak keladi tikus efektif berfungsi sebagai anti-tumor dan anti virus.
Di Cina tanaman ini di teliti oleh Zhong

Tentang farrasbiyan

Hangudi Paseduluran Lumantar Blog
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan, Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s